BSI Tour N Travel

BSI Tour 'n Travel

Assalamu’alaikum Warahmatullohi Wabarakatuh

Alhamdulillahirobbil’alamiin

Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wata’ala yang telah mengkaruniakan nikmat iman dan Islam kepada kita semuanya.

Sholawat serta salam selalu tercurah limpahkan kepada Rasululloh Sholallahu ‘alaihi wasalam dan kita selalu berharap semoga diakui sebagai umatnya oleh Baginda Rasululloh di yaumil akhir. Aamiin

Ibadah haji dan umroh adalah salah satu ibadah yang sangat penting dan seharusnya seluruh umat Islam dapat melaksanakannya karena ibadah umroh di dalam ayat al-qur’an tidak terpisahkan dengan ibadah haji.

Alhamdulillah kita semua sudah diberikan kemudahan dan kemampuan untuk bisa melaksanakan kewajiban ibadah umroh. Walaupun kebanyakan dari umat Islam sering berlindung atau beralasan dengan suatu kalimat “Jika Mampu”.

Padahal definisi “Mampu” inilah yang arti dan penjabarannya sangat luas dan abstrak. Bisa saja diartikan Jika Mampu untuk berangkat Umroh dan Haji dengan berjalan kaki maka lakukanlah, jika Mampu dengan berkendara motor atau mobil maka lakukanlah dan jika mampu dengan pesawat terbang atau kapal laut maka lakukanlah.

Sebagai pembuktiannya yang dikatakan “mampu” pada zaman Rasululloh Sholallahu ‘alaihi wasalam. Para sahabat dan para pengikut nabi berangkat untuk menjalankan ibadah umroh dan haji dengan berjalan kaki dengan bekal untuk kebutuhan primer dan menyimpan hartanya untuk bekal keluarganya yang ditinggalkan selama perjalanan dan pelaksanaan Ibadah haji Umroh. Kita bisa memahami di dalam Riwayat-riwayat sejarah bagaimana kesederhanaan tempat tinggal alat transportasi dan makanan serta kebiasaan pada zaman itu. Dan sungguh suatu pelajaran bagi kita betapa sederhana nya pada waktu itu tetapi para sahabat dan para pengikut Baginda Rasululloh dan menganggap penting menjalankan ibadah umroh.

Atas dasar itulah Imam Syafi’i dan Imam Ahmad Bin Hambal memberikan kaidah hukum Umroh itu “WAJIB” bagi setiap Umat Islam hal tersebut dikarenakan makna dan tujuan kalimat “Mampu” pada zaman Nabi lebih sederhana daripada predikat “Mampu” pada zaman modern sekarang ini.

Oleh karena itu, kami berusaha mensyiarkan ibadah umroh karena definisi “Mampu” disaat ini mayoritas umat Islam khususnya di Indonesia umumnya di belahan dunia sudah diberikan anugerah harta dan kekayaan dari yang Maha Kuasa dan itu bisa dikategorikan cukup dan mampu untuk melaksanakan ibadah umroh.

Dengan demikian, sudah bukan lagi menjadi alasan “Mampu atau tidak Mampu” bagi setiap muslim untuk melakukan ibadah umroh, tapi boleh jadi ada anggapan “penting atau tidak penting” tentang ibadah umroh ini.

Seperti yang telah disabdakan nabi Muhammad Sholallahu ‘alaihi wasalam “barangsiapa yang menziarahi aku dan dia hanya berniat menziarahi aku maka wajib bagiku untuk mensyafaatinya” (HR. Thabrani)

Maka dengan hadis tersebut sangatlah penting mendapat jaminan syafaat dari baginda Rasululloh melebihi pentingnya anggapan untuk memiliki kendaraan atau fasilitas lainnya dalam menunjang kehidupan sehari-hari yang bersifat kebutuhan sekunder.

Kami segenap tim syiar umroh Biyadatus Salamil Insani (BSI) mengucapkan selamat menunaikan ibadah umroh, semoga mendapat predikat Mabrur dan Maqbul yang dikaruniakan oleh Allah Subhanahu wata’ala kepada semua jamaah Umroh BSI Tour yang kami cintai karena Allah.

Jazakumullohu khairan katsiran atas segala kebaikan serta kepercayaan semua tamu Allah yang telah diberikan kepada kami yang menjadi wasilah keberangkatan ibadah umroh anda. Hormat kami,

Direktur Utama

PT. Biyadatus Salamil Insani (BSI)

H Taufik