Umroh Bersama Bayi, Perlukah Membawa Stroller?

BSI Tour 'n Travel
You are currently viewing Umroh Bersama Bayi, Perlukah Membawa Stroller?
BSI Tour 'n Travel

Umroh Bersama Bayi, Perlukah Membawa Stroller?

Mendapat panggilan untuk beribadah ke tanah suci melaksanakan ibadah umroh disaat memiliki balita, Perlukan kita membawa Stroller?

Salah satu hal yang menjadi kegalauan bagi orang tua pada saat mempersiapkan perlengkapan Umroh namum ada balita yang harus dibawa dan pertimbangan untuk membawa stroller, karena usia balita sudah lancar berjalan dan berlari. Setelah berpikir panjang akhirnya diputuskan untuk “oke” membawa stroller. Sumber berita berasal dari pengalaman Fitri Amalia Azzahra dalam blog nya

Perlu tidak sebenarnya sih moms membawa stroller saat umroh?

1. Saat di Bandara Indonesia

Saya membawa stroller yang light weight dan ukurannya compact serta cabin size. Karena saya transit dulu di bandara Istanbul sebelum ke Madinah, stroller ini tidak masuk bagasi dan saya simpan di kabin pesawat untuk memudahkan sewaktu waktu akan digunakan.

2. Saat di Bandara Istanbul dan City Tour Istanbul

Apabila perjalanan umroh moms transit di bandara Istanbul, membawa stroller sangat diperlukan sekali moms. Stroller yang saya bawa berguna sekali disini karena dari pesawat menuju pintu keluar bandara sangatlah jauh. Si kecil yang sudah kelelahan di pesawat bisa tidur di stroller. Apabila si kecil ingin nya di gendong, stroller saat itu saya pakai untuk membawa tas saya dan suami, karena membawa trolley di Bandara ini dikenakan charge, itupun hanya sampai batas tertentu. Pada saat city tour Istanbul, stroller juga sangat berguna sekali, mengingat rute city tour yang cukup jauh dan lebih sering ditempuh dengan berjalan kaki. Menggendong si kecil pasti sangat melelahkan.

BSI Tour 'n Travel

3. Saat di Madinah

Pertimbangan membawa stroller di Madinah tergantung dari jarak antara hotel dan Masjid Nabawi. Jika jarak hotel dengan Masjid Nabawi cukup jauh, membawa stroller bisa moms pertimbangkan. Namun pada saat saya di Madinah, stroller malah tidak terpakai sama sekali, karena jarak hotel dan Masjid Nabawi sangat dekat. Naya cukup saya gendong untuk dapat sampai ke masjid. Sebenarnya di halaman Masjid Nabawi sendiri cukup banyak jamaah yang membawa bayinya dengan stroller, malah stroller banyak wara wiri di sini dengan penjagaan yang tidak terlalu ketat. Pada saat jam shalat kebanyakan dari mereka melaksanakan shalat tidak di dalam masjid, melainkan di pelataran halaman masjid bersama bayi dan stroller yang terparkir di sampingnya.

4. Saat di Mekah

Jarak hotel hotel di Mekah dengan Masjidil Haram sebenarnya tidak sedekat jarak hotel hotel di Madinah dengan Masjid Nabawi. Hotel saya yang terbilang cukup dekat pun kalau berjalan menuju pintu Masjid sekitar 300 meter. Namun sama seperti di Madinah, di Mekah pun stroller Naya hanya tersimpan rapih di hotel. Naya bisa saya gendong menuju Masjidil Haram, karena di Mekah sangat padat dan penjagaan disinipun lebih ketat. Pada saat tawaf maupun Sai, Naya saya gendong menggunakan SSC. Sebenarnya stroller dan kursi roda dapat digunakan ketika melakukan Ibadah Sai. Pada saat shalat pun ada beberapa jamaah yang membawa stroller, walaupun tidak sebanyak di Madinah. Karena penjagaan di sini lebih ketat sebaiknya jika ingin membawa stroller saat shalat, moms bisa datang paling tidak satu jam sebelum waktu shalat agar tidak terlalu padat dan bisa mencari tempat untuk menyimpan stroller. Moms juga bisa membawa kunci semacam rantai sepeda untuk mengikatkan stroller di tiang pagar pembatas shalat, agar saat ada laskar penjaga masjid yang merapihkan, stroller moms tidak ikut tersita. 

BSI Tour 'n Travel

5. Saat City Tour Madinah dan Mekah

Pada saat di Madinah maupun di Mekah, biasanya jamaah akan diajak untuk city tour mengunjungi situs situs peninggalan nabi. Stroller naya pun tidak terpakai saat city tour di Madinah maupun di Mekah, karena situs yang kita kunjungi kebanyakan masjid, dan jabal atau perbukitan. Selain itu waktu yang diberikan untuk mengunjungi setiap tempatnya tidak lama. Di masjid masjid yang kita kunjungin biasanya padat dengan jamaah, sedangkan jabal atau perbukitan sangat tidak memungkinkan untuk membawa stroller. 

Sekian moms, semoga menjadi bahan pertimbangan bagi moms yang ingin umroh bersama si kecil.

 

Narasumber : pengalaman umroh bersama bayi perlukah membawa stroller

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email

Tinggalkan Balasan